INSTAGRAMABLE NGALAM

Wisata kuliner Malang


1. Bakso President. Bagi pelancong yang kerap mengunjungi Malang, Bakso President adalah tempat kuliner Malang yang paling legendaris dan wajib untuk dikunjungi. Di tempat kuliner Malang ini, Anda bisa menikmati aneka olahan bakso khas Malang yang rasanya sudah pasti autentik dan juara. Ada bakso bakar yang diolah dengan bumbu khas, bakso dengan jeroan, dan bakso orisinal yang rasanya akan membuat Anda ketagihan. Kedai Bakso President terletak di Jalan Batanghari No. 5 Malang. Lokasinya berada di pinggir rel kereta, sehingga saat ada kereta lewat, Anda bisa merasakan sensasi bergetar yang cukup kuat. Bakso President buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.30. Kalau Anda ingin datang dan menikmati kuliner Malang yang satu ini, disarankan untuk datang lebih pagi terutama pada akhirnya pekan. Kedai ini cukup ramai sehingga kadang Anda harus antre tempat duduk untuk makan bakso yang memiliki kisaran harga Rp10.000-25.000 ini.

2. Pecel Kawi. Bagi masyarakat Jawa Timur, pecel sudah menjadi kuliner khas yang biasanya disantap pada pagi hari. Di Malang sendiri, pecel sudah berkembang dengan pesat dan salah satu tempat kuliner Malang yang terbaik adalah Pecel Kawi yang terletak di Jalan Kawi atau dekat dengan perempatan arah Jalan Besar Ijen. Pecel Kawi buka pertama kali pada tahun 1975. Sejak puluhan tahun silam, kedai ini terus menyajikan hidangan pecel yang autentik, lengkap dengan lauknya yang beragam. Di tempat wisata kuliner di Malang yang satu ini, Anda bisa menikmati tempe, tahu, ayam goreng, jeroan sapi, hingga empal yang digoreng garing dan rasanya sangat gurih.

3. Hok Lay. Kuliner Malang memang sangat beragam, mulai dari yang tradisional hingga peranakan Tionghoa. Di salah satu sudut Kota Malang atau tepatnya di Jalan K.H. Ahmad Dahlan No. 10, ada sebuah kedai tradisional yang telah menjadi legenda hingga sekarang. Dibuka pertama kali pada tahun 1946, Hok Lay terus menyajikan kuliner-kuliner autentik yang tidak hanya lezat tapi juga cukup murah. Ada tiga makanan yang menjadi ciri khas dari Hok Lay hingga bisa bertahan lebih dari 70 tahun. Pertama adalah cwiemie yang diolah dengan sangat presisi. Rasa kuah olahan mie ini sangat gurih dan mie yang digunakan juga lembut. Selanjutnya, topping yang digunakan juga bisa menyatu sempurna hingga Anda tidak akan puas jika hanya menyantap 1 mangkuk saja.Selanjutnya ada lumpia khas Hok Lay yang rasanya tidak perlu diragukan lagi. Satu porsi lumpia berisi dua lumpia goreng dengan isian ayam dan rebung yang tidak mengeluarkan bau. Lumpia ini memiliki rasa sama seperti yang ada di Semarang meski saus dan acarnya cukup khas. Terakhir, Hok Lay yang terletak tidak jauh dari alun-alun ini memiliki minuman bernama fosco. Minuman ini dibuat dengan sangat tradisional dan selalu berganti setiap hari. Campuran susu dan cokelat yang ada pada fosco akan membuat cwiwmie dan lumpia yang Anda santap menjadi lebih sempurna.